27 Februari, berita dari Amerika Serikat menyebutkan bahwa Senator Elizabeth Warren di Komite Perbankan Senat secara terbuka meminta Office of the Comptroller of the Currency (OCC) untuk menangguhkan atau menolak permohonan lisensi bank nasional dari World Liberty Financial (WLFI), karena perusahaan tersebut memiliki hubungan keuangan yang belum terselesaikan dengan Donald Trump, yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan serius.
Warren menunjukkan bahwa WLFI berada di pusat kontroversi korupsi presiden yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan menyebutkan investasi sebesar 500 juta dolar AS dari entitas terkait Uni Emirat Arab, serta mendesak transparansi dan peninjauan menyeluruh terhadap risiko yang mungkin timbul. Sebelumnya, dia telah mengirim surat kepada OCC untuk meminta penghentian proses persetujuan.
Namun, Kepala OCC Jonathan Gould dalam sidang tersebut menyatakan bahwa lembaga akan menilai permohonan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak akan mengubah standar peninjauan karena perdebatan politik. Dia membantah bahwa tekanan politik yang dirasakan sejauh ini hanya berasal dari Warren sendiri. Kedua belah pihak terlibat dalam pertukaran kata-kata yang sengit, menunjukkan bahwa proses persetujuan lisensi bank kripto di AS masih dipengaruhi oleh dinamika politik.
Di saat kontroversi ini berlangsung, WLFI sedang mempersiapkan peluncuran platform perdagangan valuta asing bernama “World Swap”, yang direncanakan beroperasi dalam sistem stablecoin 1 dolar AS. Jika berhasil mendapatkan lisensi bank nasional, perusahaan ini akan memiliki posisi strategis dalam bisnis perbankan kripto yang sesuai regulasi, jalur pembayaran stablecoin, dan layanan penyimpanan aset digital.
Saat ini, kerangka regulasi cryptocurrency di AS masih dalam tahap perkembangan, dan diskusi mengenai lisensi bank, jalur kepatuhan stablecoin, serta konflik kepentingan presiden terus mempengaruhi ekspektasi pasar dan arah kebijakan.
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke
Penafian.
Artikel Terkait
TRM Labs: Sementara Risiko Tetap Ada, Kepatuhan Maju di Latam
TRM Labs melaporkan bahwa meskipun risiko keuangan ilegal tetap ada di Latam, termasuk aktivitas kartel dan jaringan pencucian, kepatuhan terhadap regulasi sedang menguat di seluruh wilayah, dipengaruhi oleh stablecoin yang mendorong 95% dari aliran masuk ilegal.
Coinpedia22menit yang lalu
Dubai Memperjelas Aturan Penerbitan Token untuk Stablecoin, RWAs, dan Aset Digital Lainnya
VARA Dubai telah mengategorikan peluncuran token ke dalam tiga kelompok, dengan persyaratan perizinan dan distribusi yang berbeda. Stablecoin dan token yang dirujuk pada aset menghadapi peraturan yang lebih ketat, sementara token lain dapat diterbitkan dengan pengawasan yang lebih longgar, sehingga memperjelas jalur kepatuhan bagi penerbit aset virtual.
CryptoNewsFlash37menit yang lalu
Hong Kong Akan Mengungkap Pemenang Lisensi Stablecoin Pertama pada 10 April
Otoritas Moneter Hong Kong siap mengambil langkah besar menuju regulasi kripto. Pada 10 April pukul 5 sore, pihaknya akan mengumumkan kelompok pertama perusahaan yang diizinkan untuk menerbitkan stablecoin di kota ini.
Ini terjadi setelah berbulan-bulan peninjauan dan meningkatnya minat dari industri. Sebanyak 36 perusahaan mengajukan b
Coinfomania2jam yang lalu
Iran menggunakan Bitcoin untuk membayar "biaya lintas Hormuz"! Kapal tanker yang penuh harus membayar 2 juta dolar AS untuk sekali perjalanan
Laporan tersebut menyebutkan bahwa Iran berencana, selama masa gencatan senjata antara AS dan Iran, meminta kapal tanker yang melewati Selat Hormuz membayar tarif lintas sebesar 1 dolar AS per barel dengan bitcoin dan mata uang kripto, dan biaya untuk sekali perjalanan dapat mencapai 2 juta dolar AS. Kapal tanker yang terisi penuh perlu mendeklarasikan muatannya dan melakukan pembayaran menggunakan mata uang kripto, serta memastikan transaksi tidak dapat dilacak. Langkah ini bertujuan untuk menghindari risiko sanksi dari sistem keuangan tradisional.
区块客3jam yang lalu
Prancis Maju dengan Undang-Undang yang Mewajibkan Pengungkapan Dana Penahanan Mandiri (Self Custody)
Majelis Nasional Prancis meloloskan rancangan undang-undang yang mewajibkan pengguna untuk mengungkap dompet self-hosted dengan nilai lebih dari €5.000, meskipun DGFIP tidak mampu memverifikasi data. Para kritikus memperingatkan bahwa hal ini dapat meningkatkan risiko keamanan siber bagi pengguna.
Coinpedia6jam yang lalu
Wujudkan RUU Jenius! AS mengatur penerbit stablecoin, harus memiliki kemampuan “membekukan transaksi” “anti pencucian uang”
Kementerian Keuangan AS akan mengklasifikasikan penerbit stablecoin sebagai lembaga keuangan, mewajibkan mereka mematuhi peraturan anti pencucian uang, serta menunjuk warga negara AS yang tidak memiliki catatan kriminal sebagai penanggung jawab yang patuh. Ketentuan baru ini memberi penerbit wewenang untuk membekukan transaksi, menekankan perlindungan sistem keuangan dan mendorong perkembangan teknologi. Namun, tekanan regulasi dan pertarungan politik masih tetap ada, dan prospek pasar di masa depan masih perlu dipantau.
CryptoCity6jam yang lalu