"Starknet saat ini hanya memiliki 8 pengguna aktif harian dan 10 transaksi harian, namun kapitalisasi pasarnya tetap di angka $1 miliar, dengan valuasi fully diluted mencapai $15 miliar." Pada 14 Januari 2026, cuitan dari akun resmi Solana ini hadir bak batu yang dilempar ke danau yang tenang, langsung memicu gelombang diskusi di komunitas kripto. Angka-angka mencolok tersebut segera memancing respons dan candaan dari para pemimpin industri, termasuk CEO StarkWare.
Kontroversi: Satu Cuitan Memicu Perdebatan Industri
Persaingan di dunia kripto selalu berlangsung secara langsung, namun kali ini, sindiran publik dari Solana kembali menyoroti perdebatan lama seputar valuasi Layer 1 versus Layer 2.
Solana memilih waktu yang strategis untuk cuitan tersebut. Starknet baru saja mengumumkan pencapaian besar: total value locked (TVL) mereka kembali ke angka $300 juta. Cuitan itu dengan cepat menjadi perbincangan di komunitas kripto, memicu diskusi luas di kalangan developer dan investor. Dalam hitungan jam, unggahan tersebut menyebar dengan cepat di berbagai platform sosial kripto.
Data: Angka Usang vs. Realitas Terkini
Klaim paling kontroversial—"8 pengguna aktif harian"—tidak mencerminkan kondisi Starknet saat ini. Angka tersebut tampaknya berasal dari data lama atau snapshot yang dipilih secara selektif, kemungkinan diambil setelah airdrop 2024 ketika aktivitas sempat menurun. Data terbaru menunjukkan gambaran yang berbeda. Berdasarkan Dune Analytics, Starknet memproses sekitar 245.416 transaksi setiap hari, dengan 2.369 alamat transaksi aktif dalam periode aktivitas terbaru. Estimasi lain menyebutkan Starknet memiliki sekitar 65.000 pengguna aktif harian dan menangani sekitar 759.000 operasi harian.
Berdasarkan dashboard resmi Dune yang dibuat oleh Starknet Foundation, jumlah pengguna aktif harian Starknet saat ini berkisar antara 2.000 hingga 4.000, dengan jumlah transaksi harian melampaui 240.000. Meski angka ini turun dari puncak lebih dari 100.000 pengguna aktif harian pada 2023, frekuensi transaksi saat ini sekitar sepertiga dari angka tertinggi tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pengguna yang bertahan di Starknet adalah peserta berkualitas tinggi dengan kebutuhan transaksi nyata.
Logika Valuasi: Model Berbasis Eksekusi vs. Opsi
Inti dari perdebatan ini adalah perbedaan mendasar tentang bagaimana jaringan blockchain seharusnya dinilai. Kritik Solana menyiratkan bahwa valuasi token seharusnya mengikuti aktivitas pengguna yang dapat diamati. Dari sudut pandang ini, terlepas dari kematangan teknologi, jaringan dengan pengguna aktif harian yang terbatas tidak layak mendapatkan valuasi fully diluted bernilai miliaran dolar.
Pendukung Starknet memiliki sudut pandang berbeda. Sebagai zero-knowledge rollup, harga Starknet didasarkan pada relevansi infrastruktur jangka panjang, keterkaitan dengan Ethereum, dan skalabilitas kriptografi—bukan sekadar throughput pengguna jangka pendek.
Dua filosofi valuasi ini dapat dirangkum sebagai berikut: valuasi berbasis eksekusi, yang menitikberatkan pada penggunaan dan volume transaksi saat ini; dan valuasi berbasis opsi, yang memperhitungkan potensi adopsi dan teknologi di masa depan.
Kebangkitan Starknet: Dari "Kota Hantu" ke Pemimpin Arus Modal
Setelah lebih dari satu tahun upaya, Starknet membuktikan diri mampu bersaing dengan sebagian besar jaringan Layer 1.
Menurut DeFiLlama, TVL Starknet mulai pulih sejak September 2025 dan kini telah melampaui $300 juta, kembali ke level tahun 2024. Lebih menarik lagi, Starknet memimpin dalam arus masuk modal. Data Artemis menunjukkan Starknet mencatat net inflow sebesar $504,2 juta dalam tiga bulan terakhir, menempati peringkat teratas blockchain. Jaringan di posisi kedua, Polygon, tertinggal sekitar $100 juta.
Salah satu faktor utama pemulihan ini adalah komitmen penuh Starknet terhadap ekosistem BTCFi. Pada Maret 2025, perusahaan induk Starknet, StarkWare, mengumumkan pembentukan "cadangan Bitcoin strategis." Pada September tahun yang sama, Starknet meluncurkan program staking BTC dan insentif STRK senilai 100 juta.
Reaksi Pasar dan Data Harga Gate
Kontroversi ini juga berdampak langsung pada pasar. Pemantauan menunjukkan bahwa setelah perdebatan tersebut, sebuah alamat whale membuka posisi short STRK dengan leverage sekitar 5x. Berdasarkan data harga Gate, per 16 Januari 2026, harga Starknet mengalami perubahan -5,02% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, suplai beredar STRK berada di angka 5,2 miliar, dengan total dan maksimum suplai masing-masing sebesar 10 miliar STRK.
Dari sisi kapitalisasi pasar, STRK memiliki kapitalisasi sebesar $435,49 juta, dengan kapitalisasi fully diluted sebesar $836,5 juta, serta rasio market cap/FDV sebesar 52,06%. Angka-angka ini sangat berbeda dari "valuasi fully diluted $15 miliar" yang disebutkan dalam cuitan Solana. Sentimen pasar terhadap Starknet saat ini ditandai sebagai "bullish." Berdasarkan data prediksi harga Gate, rata-rata harga Starknet di tahun 2026 diperkirakan berada di kisaran $0,08383, dengan fluktuasi harga antara $0,06706 hingga $0,09808.
Refleksi Industri: Kompetisi Lebih Dalam dari Sekadar Cuitan dan Candaan
Kontroversi ini lebih dari sekadar perdebatan soal delapan pengguna atau sepuluh transaksi. Ini adalah benturan narasi antara dua filosofi blockchain yang berlawanan: aktivitas yang terlihat versus infrastruktur yang tak kasat mata.
Solana menggunakan metrik selektif untuk menegaskan identitasnya sebagai jaringan berorientasi eksekusi dan penggunaan tinggi, sementara Starknet menyoroti keterbatasan data permukaan dalam menilai solusi skalabilitas jangka panjang. Perdebatan ini memang tidak menghasilkan pemenang mutlak, namun mengingatkan bahwa di dunia kripto, valuasi adalah perpaduan antara narasi dan statistik.
Bagi investor, developer, dan analis, pesannya jelas: data tanpa konteks bisa menyesatkan, dan narasi tanpa dukungan fundamental pada akhirnya akan runtuh.
Data Gate menunjukkan bahwa di puncak kontroversi, volume perdagangan STRK dalam 24 jam mencapai $1,55 juta, dengan harga bergerak di kisaran $0,083 hingga $0,08933. Perdebatan ini tidak mengurangi antusiasme investor. Dalam beberapa jam, pemantauan menunjukkan dua alamat whale mulai menutup sebagian posisi short untuk merealisasikan keuntungan, dengan rata-rata harga masuk sekitar $0,0897 dan total return sekitar 15%. Pasar selalu mencerna narasi dengan kecepatan tinggi, dan pada akhirnya kembali ke nilai intrinsik.


