Baru ngeh satu hal yang menarik tentang ciri ciri kelangkaan aset di pasar. Ternyata ukuran paling fundamental untuk menentukan giá trị sesuatu itu bukan hype atau sentiment, tapi seberapa sulit aset tersebut untuk diproduksi.



Gini, ada metrik namanya Stock-to-Flow yang cukup berguna untuk mengukur ini. Konsepnya sederhana sih - bagi total pasokan yang udah ada dengan berapa banyak yang diproduksi per tahun. Semakin tinggi angkanya, berarti semakin langka dan semakin sulit untuk membanjiri pasar dengan supply baru.

Yang menarik adalah kalau kita lihat peringkat aset paling langka di 2026 ini. Bitcoin menduduki posisi teratas dengan S2F sekitar 121 - ini adalah angka tertinggi yang pernah ada untuk aset apapun. Bandingkan dengan emas yang hanya 70 dan perak di angka 25. Ciri ciri kelangkaan yang ekstrem ini membuat Bitcoin berada di level yang sama sekali berbeda dari aset tradisional.

Sebenernya emas selama ini dianggap sebagai "uang keras" klasik dan penyimpan nilai yang paling terpercaya. Tapi jadwal produksi Bitcoin yang terprogram - fixed supply dengan halving yang terjadi berkala - telah menggesernya ke kategori yang lebih langka lagi. Supply emas masih bisa meningkat kalau ada penemuan tambang baru, tapi Bitcoin? Tidak bisa. Itu adalah ciri ciri kelangkaan yang absolut.

Kalau dipikir dari perspektif ekonomi, ini menjelaskan kenapa Bitcoin semakin banyak dilihat sebagai emas digital. Scarcity adalah raja dalam hal proposisi nilai, dan dari metrik ini jelas siapa pemenangnya.
BTC-0,94%
Xem bản gốc
Trang này có thể chứa nội dung của bên thứ ba, được cung cấp chỉ nhằm mục đích thông tin (không phải là tuyên bố/bảo đảm) và không được coi là sự chứng thực cho quan điểm của Gate hoặc là lời khuyên về tài chính hoặc chuyên môn. Xem Tuyên bố từ chối trách nhiệm để biết chi tiết.
  • Phần thưởng
  • Bình luận
  • Đăng lại
  • Retweed
Bình luận
Thêm một bình luận
Thêm một bình luận
Không có bình luận
  • Ghim