CZ baru saja menyarankan model “paspor izin crypto” untuk kawasan ASEAN yang cukup menarik.


Secara sederhana, bursa atau proyek yang punya izin di satu negara seperti Singapura atau Vietnam akan dimintakan persetujuan lebih cepat ke negara-negara lain, tanpa perlu mengerjakan ulang dokumen dari awal. Negara tempat izin awal tetap berhak melakukan pengecekan dan menetapkan syarat tambahan sendiri.
Kalau begini, perusahaan bisa memangkas biaya kepatuhan secara besar-besaran dan bisa melakukan skalanya dengan sangat cepat. Para trader juga diuntungkan dari biaya transaksi ketika pasar punya banyak platform yang masuk demi bersaing.
Hambatan terbesar saat ini ada pada kebijakan. Setiap negara di ASEAN mengatur dengan cara yang berbeda. Agar bisa diselaraskan, pemerintah-pemerintah perlu duduk bersama dan menyepakati satu standar pengawasan bersama.
Kalau tidak ada kerangka standar, perusahaan-perusahaan akan terus memilih negara yang paling mudah memberi izin lalu “tumpah” ke seluruh kawasan. Menurut kalian, kapan kira-kira skenario ini benar-benar terwujud beberapa tahun ke depan?
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan