Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
CFD
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
#GateListsWARD
AS Dakwa Warga Jerman Cuci Kripto $2 Juta Jadi Emas Batangan
Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) resmi mendakwa seorang warga negara Jerman, Owe Martin Andresen, yang diduga kuat merupakan administrator utama dari pasar gelap darknet, Dream Market. Berdasarkan dokumen pengadilan terbaru, Andresen dituduh melakukan pencucian uang senilai lebih dari $2 juta yang berasal dari aktivitas ilegal platform tersebut. Jaksa penuntut menyatakan bahwa pelaku memindahkan dana dari wallet kripto yang sudah lama dormant untuk membeli emas batangan yang kemudian dikirim langsung ke Jerman.
Penyelidikan gabungan penegak hukum internasional berhasil menyita emas batangan senilai $1,7 juta beserta sejumlah uang tunai dan aset digital lainnya milik pelaku. Platform pasar gelap tersebut sendiri beroperasi sejak 2013 hingga 2019 dengan memfasilitasi transaksi ratusan kilogram narkotika psikotropika seperti heroin, kokain, hingga fentanil menggunakan mata uang kripto untuk menyamarkan jejak. Meskipun beberapa administrator tingkat menengah telah divonis lebih dulu, identitas Andresen sebagai sosok di balik pengelola utama baru berhasil diungkap sekarang.
Kasus ini menjadi preseden penting bagi industri kripto global mengenai bagaimana penegak hukum modern kini semakin lihai melacak aliran dana lawas di on-chain meskipun telah mengendap bertahun-tahun. Upaya konversi aset digital ilegal ke bentuk komoditas fisik seperti emas menunjukkan taktik klasik pencucian uang yang masih terus diadopsi oleh pelaku kriminal siber di tengah pengetatan regulasi KYC global. Keberhasilan pelacakan ini sekaligus mengirim sinyal kuat bahwa pseudonimitas di jaringan publik tidak lagi menjamin keamanan bagi pelaku kejahatan masa lalu.