Menariknya, Nick Szabo berbagi sebuah sejarah yang jarang diketahui pada konferensi Bitcoin tahun 2021—sebelum munculnya Bitcoin, komunitas kriptografi sebenarnya sudah memikirkan kemungkinan desentralisasi. Nick Szabo sendiri mulai terlibat dalam diskusi tentang bank virtual dan jaringan terdistribusi di majalah Extropy sejak tahun 1995, saat konsep-konsep ini masih sangat maju.



Pada tahun yang sama, Nick Szabo mengusulkan gagasan kontrak pintar. Tapi dia tidak menciptakannya dari nol, melainkan berdasarkan karya orang-orang sebelumnya. Misalnya, proyek DigiCash milik David Chaum, yang menggunakan teknologi tanda tangan buta untuk mengurangi kebutuhan kepercayaan, dan mata uang uji Cyberbucks—yang dianggap sebagai mata uang digital pribadi pertama. Upaya awal ini memberi banyak inspirasi bagi para pengembang berikutnya.

Lebih menarik lagi, Nick Szabo juga mengelola sebuah daftar email bernama Libtech, yang menjadi tempat para penggemar kriptografi bertukar ide. Di komunitas ini, muncul proyek-proyek seperti Bit Gold, b-money, dan RPOW. Meskipun proyek-proyek ini akhirnya tidak menjadi arus utama, mereka telah meletakkan dasar teori bagi Bitcoin dan ekosistem cryptocurrency secara keseluruhan.

Dari sudut pandang ini, kontribusi para pelopor kriptografi awal seperti Nick Szabo sering kali diremehkan. Mereka tidak hanya memikirkan masalah teknologi, tetapi yang lebih penting, mereka membangun lingkungan komunitas yang memungkinkan kebebasan berkomunikasi dan inovasi.
BTC0,08%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan