Sebagai seseorang yang mengikuti bagaimana pasar terbentuk akhir-akhir ini, saya menemukan pandangan yang dibagikan oleh Jordi Visser, CEO Visser Labs, dalam wawancara terakhirnya, sangat menarik. Dalam podcast tersebut, Jordi Visser membahas tentang pasar bullish sekuler yang sedang kita alami saat ini, dan menjelaskan bagaimana kebijakan moneter adaptif Federal Reserve menstabilkan pasar.



Poin terpenting yang ditekankan Visser adalah ketahanan sektor-sektor seperti perangkat keras, komoditas, dan semikonduktor. Meskipun ada guncangan seperti pandemi dan ketegangan geopolitik, kemampuan pasar untuk pulih menunjukkan kekuatan dasar sistem tersebut. Dari sudut pandang ini, pengamatan Jordi Visser sangat masuk akal.

Namun menurut saya, peringatan paling kritis adalah tentang keterbatasan sumber daya dalam pengembangan kecerdasan buatan. Kekurangan di bidang komoditas dan semikonduktor semakin menjadi tema penting dalam strategi investasi. Menurut Visser, area-area kekurangan ini bisa menunjukkan performa yang lebih baik daripada indeks pasar yang lebih luas. Ini masuk akal, karena kekurangan biasanya menimbulkan tekanan harga.

Hal lain yang menarik perhatian adalah peringatan Visser tentang inflasi. Inflasi yang diperkirakan akan melebihi 4 persen dapat berdampak negatif terhadap kinerja saham. Memahami model pemulihan pasar historis, terutama pemulihan berbentuk V, sangat penting saat ini. Karena secara historis, pemulihan semacam ini telah memimpin reli besar. Para investor perlu mengikuti dinamika ini dengan cermat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan