Saham AS mencatat rekor tertinggi sejarah: Reversal tercepat dalam sejarah didorong oleh dua kekuatan



Pada pertengahan April 2026, pasar saham AS menampilkan sebuah rebound V yang sangat dramatis. Pada 15 April, indeks S&P 500 menutup di atas angka bulat 7000 poin untuk pertama kalinya dalam sejarah, yaitu 7022,95 poin, sementara indeks Nasdaq Composite juga pertama kalinya berakhir di atas 24000 poin, yaitu 24016,02 poin, yang mencatat kenaikan selama 11 hari perdagangan berturut-turut. Hingga 17 April, indeks S&P 500 terus mencatat rekor tertinggi di 7048,79 poin di siang hari, sedangkan Nasdaq mencapai kenaikan ke-12 berturut-turut. Dalam kenaikan ini, Nasdaq hanya dalam 11 hari perdagangan melonjak dari zona "oversold" ke zona "overbought", mencatat rekor tercepat sejak tahun 1980-an.

Pergerakan pasar kali ini didorong oleh dua mesin penggerak utama: relaksasi ketegangan geopolitik dan ketahanan laba perusahaan. Pada akhir Maret, konflik antara AS dan Iran sempat mendorong harga minyak melonjak, menimbulkan kekhawatiran stagflasi seperti di tahun 70-an, dan indeks S&P 500 sempat turun lebih dari 9% dari puncaknya. Namun, seiring mendekatnya kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran, Chief Strategist Interactive Brokers secara tegas menyatakan "Pasar pada dasarnya sedang menggunakan harga untuk menyampaikan satu pandangan — bahwa Perang Teluk Persia hampir berakhir." Pada saat yang sama, musim laporan keuangan yang kuat turut mendukung, dengan sektor teknologi diperkirakan akan mencatat pertumbuhan laba sekitar 24,8% di kuartal pertama 2026, dan bisnis perdagangan saham Bank AS mencatat laba kuartalan tertinggi dalam hampir dua puluh tahun. Raksasa teknologi tampil menonjol, Tesla naik lebih dari 7%, Microsoft naik lebih dari 4%, dan Apple naik hampir 3%.

Namun, percepatan pasar ini juga disertai dengan sinyal risiko yang tidak boleh diabaikan. Rasio Price-to-Earnings (P/E) forward dari S&P 500 telah mencapai 22 kali, mendekati rekor tertinggi 24 kali selama gelembung internet tahun 2000, dan sepuluh saham terbesar menguasai 41% dari kapitalisasi pasar. Kombinasi "nilai tinggi + konsentrasi ekstrem" ini mirip dengan karakteristik sebelum keruntuhan pasar di tahun 1929 dan 2000. Selain itu, negosiasi geopolitik masih menyimpan ketidakpastian, jalur pengangkutan minyak di Selat Hormuz secara substansial masih terkunci, dan tekanan inflasi di AS belum benar-benar mereda. Goldman Sachs mempertahankan prediksi optimis bahwa indeks S&P akan mencapai 7600 poin di akhir tahun, tetapi juga secara tegas menyatakan bahwa: "Dalam konteks valuasi yang sudah berada di level tertinggi dalam sejarah, jika laba tidak sesuai harapan, risiko penurunan pasar akan meningkat secara signifikan."
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 13
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
ChuDevil
· 04-18 01:33
冲冲GT 🚀
Balas0
ChuDevil
· 04-18 01:33
Cukup dengan melompat 👊
Lihat AsliBalas0
ChuDevil
· 04-18 01:33
Berpegang teguh HODL💎
Lihat AsliBalas0
XiaoXiCai
· 04-17 22:09
Ayo naik mobil!🚗
Lihat AsliBalas0
XiaoXiCai
· 04-17 22:09
Duduklah dengan stabil dan pegang dengan erat, kita akan segera lepas landas🛫
Lihat AsliBalas0
XiaoXiCai
· 04-17 22:09
Ayo naik mobil!🚗
Lihat AsliBalas0
XiaoXiCai
· 04-17 22:09
Ayo naik mobil!🚗
Lihat AsliBalas0
XiaoXiCai
· 04-17 22:09
Yakin HODL💎
Lihat AsliBalas0
XiaoXiCai
· 04-17 22:09
Langsung saja💪
Lihat AsliBalas0
MasterChuTheOldDemonMasterChu
· 04-17 05:42
Langsung saja kejar 👊
Lihat AsliBalas0
Lihat Lebih Banyak
  • Sematkan