Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Baru-baru ini saya mempelajari beberapa dasar keuangan, dan saya rasa banyak orang mengabaikan salah satu metrik paling berguna saat mengevaluasi perusahaan. Nilai perusahaan (Enterprise Value) sebenarnya adalah salah satu hal yang terlihat rumit pada awalnya, tetapi menjadi sangat masuk akal setelah Anda memahaminya.
Kebanyakan orang hanya melihat kapitalisasi pasar dan menyimpulkan segalanya di situ. Tapi yang perlu diingat - kapitalisasi pasar hanya memberi tahu berapa nilai ekuitas di atas kertas. Jika Anda benar-benar ingin memahami berapa biaya yang diperlukan untuk membeli sebuah perusahaan, Anda harus melihat gambaran lengkapnya. Di situlah EV berperan.
Lalu, bagaimana cara menghitung EV? Sebenarnya cukup sederhana. Anda ambil kapitalisasi pasar, tambahkan total utang perusahaan, lalu kurangi kas dan setara kas. Itu saja. Rumusnya adalah: Kapitalisasi Pasar ditambah Utang Total dikurangi Kas sama dengan Nilai Perusahaan.
Mari saya jelaskan dengan contoh singkat. Katakanlah sebuah perusahaan memiliki 10 juta saham yang diperdagangkan di $50 per saham. Itu berarti kapitalisasi pasar sebesar $500 juta. Sekarang tambahkan $100 juta utang, kurangi $20 juta kas yang ada di neraca. Hasilnya adalah $580 juta. Itu adalah nilai perusahaan Anda. Dan angka tersebut memberi tahu berapa yang sebenarnya harus dibayar seseorang untuk mengakuisisi seluruh perusahaan, bukan hanya membeli sahamnya.
Mengapa ini penting? Karena ini menyamakan kedudukan saat membandingkan berbagai perusahaan. Beberapa perusahaan penuh utang, sementara yang lain memiliki banyak kas. Jika Anda hanya melihat kapitalisasi pasar, Anda akan membandingkan apel dan jeruk. Nilai perusahaan memperhitungkan semua itu.
Saya juga memperhatikan bahwa bagaimana cara menghitung EV menjadi sangat relevan saat Anda melihat potensi akuisisi atau mencoba menentukan apakah dua perusahaan di industri berbeda benar-benar sebanding. Rasio utang terhadap ekuitas bisa sangat mempengaruhi penilaian sebuah bisnis. Perusahaan dengan utang tinggi mungkin terlihat lebih murah dari segi kapitalisasi pasar, tetapi jauh lebih mahal jika mempertimbangkan apa yang sebenarnya akan dibayar oleh calon pembeli.
Alasan lain mengapa metrik ini penting adalah untuk rasio EV terhadap EBITDA. Rasio ini memberi Anda cara membandingkan profitabilitas antar perusahaan tanpa terganggu oleh situasi pajak atau biaya bunga yang berbeda. Lebih bersih daripada hanya melihat laba.
Tentu saja, seperti metrik lainnya, ada batasannya. Jika sebuah perusahaan memiliki kewajiban di luar neraca atau kas terbatas, perhitungannya bisa menjadi rumit. Dan untuk perusahaan kecil yang utangnya tidak terlalu signifikan, mungkin metrik ini tidak banyak memberi informasi. Tapi untuk menilai perusahaan besar atau mempertimbangkan skenario akuisisi, memahami bagaimana EV dihitung sangat fundamental.
Menurut saya, nilai perusahaan memberi gambaran biaya sebenarnya. Kapitalisasi pasar adalah apa yang dipikirkan pemegang saham bahwa ekuitas itu bernilai. Nilai perusahaan adalah berapa biaya sebenarnya untuk mengakuisisi seluruh bisnis tersebut. Dua angka yang sangat berbeda, dan mengetahui perbedaannya penting jika Anda serius dalam menganalisis perusahaan.