Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Launchpad
Jadi yang pertama untuk proyek token besar berikutnya
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Kenal Tom Lee? Orang ini hampir seperti legenda di pasar. Dia memulai di Wall Street pada tahun 90-an, lalu bekerja di Kidder Peabody, Salomon Smith Barney, dan kemudian menjadi analis strategi saham utama di JPMorgan dari 2007 hingga 2014. Orang yang benar-benar paham angka dan tidak takut melawan arus ketika data menunjukkan hal itu.
Yang menarik adalah bahwa Tom Lee adalah yang pertama kali, secara harfiah, sebagai analis strategi Wall Street yang memasukkan Bitcoin ke dalam model penilaian (valuation) arus utama. Pada tahun 2017, ia menerbitkan sebuah kerangka kerja yang menyarankan bahwa Bitcoin dapat menggantikan sebagian emas. Sejak saat itu, dia terus memantau pasar kripto dengan dekat.
Namun ini bagian yang menarik: pada 2025, Tom Lee menjabat sebagai ketua dewan BitMine Immersion Technologies dan mulai fokus pada Ethereum. Strateginya ambisius—mengakumulasi 5% dari total pasokan ETH. Hingga Agustus 2025, perusahaan itu sudah memiliki lebih dari 833 ribu ETH di portofolionya.
Mengapa Tom Lee begitu bertaruh pada Ethereum? Beberapa poin yang ia tekankan: pasar stablecoins sudah melewati 250 miliar dolar, dengan lebih dari setengahnya diterbitkan di jaringan Ethereum. Ia memproyeksikan hal ini bisa tumbuh menjadi 2 hingga 4 triliun dalam beberapa tahun ke depan. Selain itu, ia memandang Ethereum sebagai infrastruktur kunci yang menghubungkan keuangan tradisional dengan dunia kripto, terutama lewat tokenisasi dan AI yang sedang berkembang.
Detail lain yang disebutkan Tom Lee adalah partisipasi institusional melalui staking. Wall Street tidak hanya membeli dan menjual—mereka ikut serta dalam konsensus, semacam titik masuk tata kelola. Model BitMine memperkuat nilai per saham melalui imbal hasil staking.
Saat ini, ETH berada di $2.11K dengan market cap 255 miliar. Jika tesis Tom Lee tentang pertumbuhan stablecoins dan tokenisasi benar-benar terwujud, angka-angka itu bisa berubah secara signifikan. Layak diikuti bagaimana strategi jangka panjang ini berkembang dalam beberapa tahun ke depan.