Saya perhatikan bahwa dalam trading banyak pemula pada akhirnya akan menemui satu strategi — dan itu bisa menyelamatkan mereka atau malah membuat mereka bangkrut. Ini tentang Martingale.



Martingale pada dasarnya adalah ide sederhana: jika transaksi tidak berjalan sesuai harapan, kamu meningkatkan taruhan berikutnya. Kalah — gandakan taruhan. Lagi tidak beruntung — tingkatkan lagi. Logikanya jelas: ketika harga akhirnya berbalik, posisi besar kamu akan menutup semua kerugian sebelumnya dan menghasilkan keuntungan.

Ide ini berasal dari kasino, di mana pemain selama berabad-abad mencoba mengalahkan roulette. Taruh satu dolar pada warna hitam, kalah. Taruh dua dolar, kalah lagi. Empat, delapan... Dan akhirnya delapan menang. Semua kerugian tertutup, plus sedikit keuntungan. Dalam trading, ini bekerja serupa, tetapi alih-alih warna di roulette — harga aset nyata.

Secara praktik, begini: beli Bitcoin seharga 50 ribu dolar dengan 100 dolar. Harga turun ke 49 ribu. Buka order baru dengan 120 dolar. Turun lagi — sekarang beli dengan 144 dolar. Harga rata-rata masuk secara bertahap menurun. Ketika harga sedikit berbalik naik, kamu sudah dalam posisi profit di semua posisi sekaligus.

Terdengar seperti sihir, tapi ada jebakannya. Martingale adalah strategi berisiko tinggi, karena deposit bisa habis sebelum harga berbalik. Bayangkan: kamu punya 1000 dolar. Mulai dari 50, lalu 60, lalu 72, lalu 86, lalu 103, lalu 124... Dan sudah menghabiskan 495 dolar dalam lima order, sementara pasar terus turun. Uang untuk order berikutnya mungkin tidak cukup, dan kamu akan mengalami kerugian.

Bagaimana menghitung berapa banyak uang yang dibutuhkan? Ada rumusnya. Jika Martingale 20 persen, order awal 10 dolar, maka: order pertama 10, kedua 12, ketiga 14.4, keempat 17.28, kelima 20.74. Totalnya 74.42 dolar. Pada 10 persen, sekitar 61 dolar untuk lima order. Pada 50 persen — sudah 131 dolar. Lihat perbedaannya?

Mengapa banyak trader tetap menggunakannya? Karena dengan penerapan yang tepat, ini bisa berhasil. Tapi kata kuncinya — tepat. Pemula disarankan: jangan meningkatkan lebih dari 10–20 persen, hitung terlebih dahulu berapa banyak order yang bisa ditanggung saldo kamu, jangan masuk ke tren turun yang kuat (jika pasar turun tanpa koreksi, averaging adalah bunuh diri), dan selalu sisihkan cadangan dana.

Martingale bukan strategi untuk trading santai. Ini alat yang membutuhkan kepala dingin, perhitungan, dan disiplin ketat. Jika kamu siap menghitung risiko dan tidak panik — mungkin bisa berhasil. Kalau tidak — lebih baik jangan sentuh. Tradinglah secara sadar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan