Dunia terasa berhenti berputar saat senja menyapa cakrawala dengan warna jingga yang membara. Di sudut kafe kecil itu, aroma kopi hitam menyeruak, membaur dengan wangi tanah basah sisa hujan sore tadi. Ia duduk terpaku, menatap jendela yang berembun, mencoba mengeja kembali kenangan yang mulai pudar dimakan waktu. Langkah kaki orang-orang di luar terdengar terburu-buru, mengejar rumah atau sekadar mencari perlindungan dari dingin yang menusuk tulang. Namun, baginya, waktu hanyalah deretan detik yang tak bermuara. Dalam diam yang panjang, ia akhirnya menyadari bahwa melepaskan bukanlah tentang melupakan, melainkan tentang mengikhlaskan apa yang memang tak pernah ditakdirkan untuk menetap selamanya#GateSquareAprilPostingChallenge

post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan