Berita Pintu Masuk: pesan, perusahaan kecerdasan buatan Anthropic mengumumkan pembatasan akses ke sistem AI barunya, Claude Mythos Preview, dengan alasan bahwa dalam pengujian awal, sistem tersebut menemukan ribuan celah perangkat lunak kritis. Mythos Preview mampu mengidentifikasi kekurangan keamanan dalam sistem operasi, peramban web, dan standar enkripsi arus utama, sehingga memicu perhatian industri terhadap potensi risiko dan kemampuan ekspansi teknologi AI.
Anthropic menyatakan bahwa dari banyak celah yang terdeteksi oleh model tersebut, banyak yang belum lama ditemukan selama bertahun-tahun, termasuk celah di OpenBSD yang telah ada selama 27 tahun, kelemahan FFmpeg selama 16 tahun, celah eksekusi kode jarak jauh di FreeBSD yang berusia 17 tahun, serta beberapa masalah keamanan dalam kernel Linux. Selain itu, protokol enkripsi seperti TLS, AES GCM, dan SSH juga memiliki kelemahan; aplikasi web juga menunjukkan celah umum seperti XSS, injeksi SQL, dan CSRF. Perusahaan menekankan bahwa 99% dari celah yang ditemukan masih belum diperbaiki, dan pengungkapan detail secara terlalu dini dapat menimbulkan risiko serius.
Data industri menunjukkan bahwa serangan siber berbasis AI diperkirakan akan tumbuh 72% dari tahun ke tahun, dan pada 2025, 87% organisasi global mungkin menghadapi ancaman serangan AI. Anthropic menyebutkan bahwa kemampuan AI dalam mendeteksi zero-day di satu sisi dapat mempercepat perlindungan keamanan perangkat lunak, namun di sisi lain tetap ada risiko penyalahgunaan jika kemampuan tersebut jatuh ke tangan pihak yang tidak bertanggung jawab. Hal ini membuat cara mengamankan penerapan dan pengendalian teknologi semacam ini menjadi masalah mendesak.
Anthropic berencana untuk bekerja sama dengan mitra guna memperbaiki celah yang ada, sambil menurunkan potensi risiko akibat penerapan yang lebih luas. Perusahaan berpendapat bahwa dalam jangka panjang, AI akan meningkatkan keamanan infrastruktur siber global sehingga perangkat lunak menjadi lebih kokoh, tetapi masa transisi tetap dipenuhi tantangan. Strategi akses terbatas Mythos Preview menunjukkan bahwa perusahaan sedang dengan hati-hati menyeimbangkan hubungan antara inovasi teknologi dan perlindungan keamanan untuk mencegah potensi penyalahgunaan.
Para ahli menyatakan bahwa temuan Claude Mythos dapat mendorong perubahan praktik keamanan perangkat lunak di masa depan, mempercepat efisiensi deteksi dan perbaikan celah, sambil menekankan bahwa sistem pertahanan siber global masih perlu diperkuat lebih lanjut untuk menghadapi ancaman baru yang ditimbulkan oleh teknologi AI.