Bitpanda mengatakan hari Rabu bahwa mereka sedang membangun Vision Chain, sebuah layer-2 Ethereum yang dikatakan oleh broker berbasis di Wina ini bertujuan membantu bank-bank dan fintech di Eropa menerbitkan serta mengelola aset tokenized menggunakan infrastruktur yang dirancang agar kompatibel dengan Regulasi Pasar Aset Kripto Uni Eropa (MiCA) dan Arahan Instrumen Keuangan Pasar (MiFID) II.
Bitpanda mempresentasikan Vision Chain sebagai layer-2 untuk aset tokenized, menggabungkan OP Stack dari Optimism dengan layanan kustodi institusional dan alat kepatuhan sehingga perusahaan yang diatur di Eropa dapat men-tokenize dan memperdagangkan aset tradisional seperti saham, obligasi, dan dana di atas rollup berbasis Ethereum.
Bitpanda berpendapat bahwa posisi ini, bersama dengan kemitraan bank yang sudah ada di Jerman dan Austria, akan memudahkan institusi tradisional untuk beralih ke on-chain daripada membangun infrastruktur mereka sendiri dari awal.
Perusahaan ini juga mengandalkan argumen makro yang lebih luas tentang tokenisasi aset. Perusahaan riset pasar Mordor Intelligence memperkirakan bahwa pasar tokenisasi aset akan tumbuh dari sekitar $2,08 triliun pada 2025 menjadi $13,55 triliun pada 2030, menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk sekitar 45% seiring semakin banyak aset dunia nyata (RWA) yang dipindahkan ke on-chain.
_Terkait: _Bybit meluncurkan produk emas tokenized berbunga yang terkait dengan XAUT
Vision Chain bergabung dalam perlombaan tokenisasi yang semakin ramai yang kini meliputi nama-nama perdagangan seperti Robinhood dan pemain lama seperti Nasdaq dan Bursa Saham New York, yang sedang menguji coba infrastruktur berbasis blockchain dan jam perdagangan yang diperpanjang untuk menarik lebih banyak aliran institusional.
_Bitpanda’s Vision Chain bergabung dalam perlombaan tokenisasi. Sumber: _Bitpanda
Awal minggu ini, Nasdaq bekerja sama dengan Talos dalam platform jaminan tokenized yang bertujuan membuka lebih dari $35 miliar jaminan yang saat ini terperangkap, sementara jaringan institusional seperti Canton menjalankan eksperimen langsung dengan US Treasurys tokenized, dana pasar uang, dan RWA lainnya untuk bank dan raksasa infrastruktur pasar.
Didirikan di Wina pada 2014, Bitpanda mengatakan saat ini melayani lebih dari tujuh juta pengguna di seluruh Eropa melalui platform investasi dan penawaran infrastruktur B2B-nya.
Perusahaan ini juga menampilkan dirinya sebagai salah satu perusahaan kripto yang paling diatur di Eropa, meskipun sebuah investigasi yang terkait dengan Konsorsium Jurnalis Investigatif Internasional yang diterbitkan pada Januari, yang mengutip dokumen internal dan temuan audit di anak perusahaan Bitpanda di Jerman, melaporkan kekurangan termasuk kelemahan keamanan informasi dan pengawasan yang buruk terhadap fungsi yang dialihdayakan.
Cointelegraph menghubungi Bitpanda untuk informasi tambahan, tetapi belum menerima tanggapan saat publikasi.
_Pertanyaan Besar: _Apakah China menimbun emas agar yuan menjadi cadangan global alih-alih USD?
Cointelegraph berkomitmen terhadap jurnalisme yang independen dan transparan. Artikel berita ini diproduksi sesuai Kebijakan Editorial Cointelegraph dan bertujuan memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi informasi secara mandiri. Baca Kebijakan Editorial kami https://cointelegraph.com/editorial-policy